Connect With Us

Bupati Zaki Minta Camat Konsen dengan Sampah

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 Agustus 2015 | 18:00

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menghadiri peresmian masjid. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Menumpuknya masalah sampah di Kabupaten Tangerang terus  menyita perhatian Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar. Dia meminta semua camat peduli dan konsen terhadap masalah sampah. Penekanan Zaki itu disampaikan dalam rapat pembahasan masalah sampah dengan para camat se Kabupaten Tangerang bersama Dinas Kebersihan dan Pertamanan, di ruang rapat Parakan Dinas PU, Selasa (11/8).

”Para camat harus terus fokus dan konsisten dalam penanganan sampah di wilayahnya masing-masing,” ujarnya disela-sela acara.

Zaki juga menghimbau kepada camat untuk lebih mengedepankan pelayanan dibandingkan dengan mengedepankan retribusi sampah.

“Konsep utama kita itu pelayanan, yang penting bersih dulu aja, masalah retribusi itu nomor dua, walaupun memang di Perdanya setiap Kecamatan berhak mencari retribusi,” kata Zaki dihadapan para camat bersama jajaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Zaki menambahkan, untuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan agar menambah armada di setiap kecamatan, baik truk sampah maupun gerobak motor pada anggaran berikutnya.

Menurutnya, saat ini seluruh kecamatan masih butuh banyak armada pengangkut sampah. ”Dengan luas wilayah Kabupaten Tangerang saat ini masih sangat kurang jumlah armada,” tandasnya.

 Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Ahmad Taufi k mengatakan, bahwa kewenangan bupati kepada camat untuk melaksanakan urusan pemerintah daerah dalam hal penanganan sampah, meliputi perumahan di luar kawasan tertata, jalan-jalan desa, kantor kecamatan, kelurahan, desa, pasar desa, toko modern, rumah makan, bengkel, material, tempat lain di luar kawasan tertata dan kawasan wisata.

 

Sesuai dengan arahan dan instruksi pak bupati, kami akan terus berusaha meningkatkan dan mengoptimalkan armada yang ada untuk membersihkan Kabupaten Tangerang. ”Nanti di tahun 2016 kami akan upayakan menambah armada baik di kecamatan maupun DKP sendiri, sesuai dengan luas wilayah dan keadaan masing-masing kecamatan,”pungkasnya.

 

KOTA TANGERANG
Asal Mula Nama Periuk Jaya Tangerang, dari Sentra Gerabah hingga Masjid Pintu Seribu

Asal Mula Nama Periuk Jaya Tangerang, dari Sentra Gerabah hingga Masjid Pintu Seribu

Senin, 4 Mei 2026 | 11:34

Kota Tangerang menyimpan banyak cerita sejarah lokal yang menarik untuk diulik, salah satunya terekam dalam buku Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang karya Burhanudin.

TANGSEL
Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu

Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu

Senin, 4 Mei 2026 | 10:45

Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill