Connect With Us

Gegana Periksa Benda Mirip Bom di Samping Summarecon Mall Serpong

Dena Perdana | Jumat, 15 Januari 2016 | 10:44

Perayaan perhantian tahun di SMS. (Dira Derby / Tangerangnews)



TANGERANG
-Sebuah benda yang menyerupai bom bentuknya membuat  warga di ruko samping Summarecon Mall Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, melaporkan kepada pihak kepolisian setempat pada Jumat (15/1/2016) pukul 01.00 WIB.

Warga yang memperhatikan bahwa benda yang dibungkus plastik kresek berwarna hitam dan tampak ada rangkaian kabel serta jam kecil di salah satu bagiannya itu dibuat resah.Kapolres

"Betul, ada laporan seperti itu. Dari pemeriksaan secara kasat mata, ada kayak kabel dan pengukur waktunya. Kita tidak ambil resiko, langsung sterilisasi tempat kejadian," kata Kapolsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang Kompol Awaludin Amin.

Posisi benda mencurigakan itu ditemukan di pinggir jalan depan ruko yang berada persis di sebelah Summarecon Mall Serpong. Awaludin melihat, rangkaian dari benda mencurigakan itu memang mirip dengan bom rakitan.

 

Polsek Kelapa Dua pun berkoordinasi dengan Gegana Polda Metro Jaya yang langsung mengamankan lokasi dan memeriksa benda tersebut.

Pemeriksaan berlangsung sekitar empat jam, hingga pukul 05.00 WIB, Gegana memastikan tidak ada bahan yang bisa meledak dari benda mencurigakan itu. Bagian-bagian dari benda mencurigakan itu diakui Gegana memang mirip seperti bom, namun dipastikan benda tersebut bukan bom karena tidak bisa meledak.

"Setelah sudah dipastikan bukan bom, tempat di sana sudah dibuka kembali, sudah aman," tutur Awaludin.

Meski demikian, sejak adanya ledakan dan baku tembak yang terjadi di Sarinah, Jakarta Pusat, semua tempat rawan di wilayah Polda Metro Jaya ditingkatkan pengamanannya, termasuk di Summarecon Mall Serpong dan sekitarnya. Tempat yang jadi prioritas pengamanan salah satunya seperti titik-titik keramaian warga.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill