Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG-Pasca kasus mutilasi, Nur Atikah alias Nuri atau The Atikah di sebuah kontrakan Kampung Telaga Sari, Desa Telaga Sari, RT12/01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, warga sekitar kerap melihat penampakan.
Wati salah seorang tetangga korban mengatakan, setelah penemuan jasad korban yang sudah terpotong, di pagi hari salah seorang warga yang tinggal dikontrakan tersebut mendadak kesurupan.
"Tadi pagi ada yang kesurupan, kesurupan arwah si mbak yang dimutalisi. Dia bilang 'dimana kaki saya, saya orang lebak, tolong temukan anggota tubuh saya',"ungkapnya menirukan ucapan warga yang kesurupan.
Tak hanya itu, warga pun kerap mencium bau busuk yang tiba-tiba saja menghilang yang mengakibatkan, para penghuni kontrakan sedikit demi sedikit meninggalkan kontrakan milik H. Maliek tersebut dikarenakan takut.
"Kontrakannya juga udah sepi soalnya, pada pindah gara-gara takut dihantuin," tambahnya. Saat ini, kondisi kontrakan H Malik yang berjumlah 17 pintu sudah sepi. Tidak ada satupun penghuni yang masih bertahan.
"Mereka pindah, ada yang takut, katanya ada yang melihat penampakan, ada juga yang enggak mau ditanyain polisi," ujar Nasir, warga sekitar.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGAjang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memaparkan sejumlah capaian kinerja dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews