Connect With Us

Bupati Tangerang Anggap Tudingan Warga Dadap Tak Berdasar

Denny Bagus Irawan | Selasa, 10 Mei 2016 | 18:00

Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau lokasi banjir yang terparah di Perumahan Vila Tomang Baru, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/2). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membantah tudingan warga bahwa pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam rencana pembangunan setelah mereka digusur.

 “Tudingan itu tidak mendasar, kami telah mensosialisasikan sejak jauh-jauh hari dan bahkan melibatkan warga,” ujar Zaki, Selasa (10/5/2016).

Penertiban kawasan kumuh, kata dia, juga tidak hanya terjadi di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang.  Zaki juga menyatakan, bahwa pihaknya melakukan penertiban bukan atas dasar kepentingan swasta.

“Penertiban kawasan kumuh juga terjadi di Kronjo dan Kresek serta sejumlah wilayah lain, jadi tidak hanya di Dadap,” tukasnya.

 

 

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

TEKNO
Komdigi Buka Opsi Blokir Permanen Grok AI

Komdigi Buka Opsi Blokir Permanen Grok AI

Kamis, 29 Januari 2026 | 10:29

Aplikasi kecerdasan buatan Grok masih diblokir sementara di Indonesia sejak 10 Januari 2026. Hampir tiga pekan setelah pemblokiran diberlakukan, belum ada kepastian kapan akses terhadap layanan tersebut akan kembali dibuka.

KOTA TANGERANG
Gratis! Begini Prosedur Ganti Dokumen Rusak Akibat Banjir di Disdukcapil Kota Tangerang

Gratis! Begini Prosedur Ganti Dokumen Rusak Akibat Banjir di Disdukcapil Kota Tangerang

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:42

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang membuka layanan khusus bagi warga yang dokumen kependudukannya mengalami kerusakan atau hilang akibat musibah banjir.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill