Connect With Us

Aetra Tangerang Pastikan Pelayanan Normal Selama Ramadan

Denny Bagus Irawan | Kamis, 23 Juni 2016 | 22:00

Lokasi penyulingan air PT Aetra Tangerang (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-PT Aerta Tangerang menjamin pelayanan air bersih kepada para pelanggan pada bulan Ramadan ini akan tetap berlangsung seperti biasa dengan tetap memperhatikan standar kualitas, kuantitas dan kontinuitas supai air yang selama ini telah diterapkan.

Presiden Direktur Aetra Tangerang, Untung Suryadi mengatakan, para pelanggan tidak perlu mengkhawatirkan suplai air bersih selama Ramadan. “Karena Aetra beroperasi selama 24 jam seperti biasa, bahkan pada hari Lebaran pun tidak ada yang berbeda,” ujarnya, Kamis (23/6/2016).

Untung juga mengungkapkan, Aetra tidak mengalami permasalahan dengan berubahnya pola pemakaian air pada bulan Ramadan. Pada hari biasa, waktu puncak pemakaian air adalah pada pagi dan sore hari, namun waktu Ramadan pemakaian air juga meningkat pada saat salat Tarawih dan sahur.

“Perubahan pola pemakaian air ini tidak berpengaruh pada pelayanan kami, karena kapasitas pengolahan air kami muncukupi untuk memfasilitasi hal tersebut. Selain itu bangunan sadap air baku dan instalasi pengolahan air kami juga telah dilengkapi dengan genset yang sanggup mensuplai daya untuk operasional seluruh instalasi hingga 100 persen,” katanya.

 

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

BISNIS
Baja Murah Impor dari China Tekan Kinerja Pabrik Industri di Indonesia 

Baja Murah Impor dari China Tekan Kinerja Pabrik Industri di Indonesia 

Jumat, 6 Februari 2026 | 11:09

Arus masuk baja impor berharga rendah dari China dinilai terus menekan kinerja industri baja nasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada melemahnya produksi dalam negeri karena pasar dipenuhi produk impor yang lebih murah dan sulit disaingi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill