Connect With Us

Layanan PDAM Tirta Kerta Raharja Buruk, Warga Griya Serpong Asri Siapkan Laporan ke YLKI

Agus Riyadi (GES) | Minggu, 8 Januari 2017 | 09:00

Dewan Pengawas PDAM TKR Dikukuhkan (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Keluhan mengenai persoalan terhentinya penyaluran air bersih di wilayah Griya Serpong Asri, Cisauk, Kabupaten Tangerang bermunculan.

Yazid Salam dalam akun Facebooknya menuliskan, bahwa terhentinya pasokan air bersih yang dikelola oleh pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat ini, terjadi pada Sabtu 7 Januari 2017, sejak pukul 09.00 hingga 20.00 WIB. PDAM yang dimaksud adalah PDAM Tirta Kerta Raharja milik Pemkab Tangerang.

"Pada hari Sabtu tgl 7 Januari 2017, mulai pukul 09 s/d 20.00 Wib diwilayah Griya Serpong Asri Kec Cisauk telah terjadi kelangkaan air yang di suply oleh PDAM Tangerang (penyaluran berhenti), sehingga masyarakat yang hanya mengandalkan pasokan air dari PDAM Tangerang banyak yang mengeluh akan pelayanan yang dikelola oleh Pemda tersebut, bagi masyarakat yang tidak memiliki pompa air sendiri merasa kecewa akan buruknya pelayanan ini, mereka menganggap ini tidak seimbang antara hak dan kewajiban, sementara ketika konsumen ada keterlambatan pembayaran dikenakan denda keterlambatan, penghentian sepihak oleh PDAM Tangerang (apapun penyebabnya) tidak pernah ada informasi ke masyarakat," tulisnya.

Atas kondisi ini, warga tersebut pun meminta agar pihak PDAM terkait, untuk segera memperbaiki pelayanan yang dinilai sangat buruk itu. Bahkan, warga juga menyatakan niatnya untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak YLKI.

"Bahkan masyarakat dalam waktu dekat ini akan mengadukan permasalahan ini ke YLKI, karena merupakan kebutuhan hidup yang sangat penting, semoga segera ada perbaikan," tulisnya.

Sementara itu, hingga kini pihak PDAM Tirta Kerta Raharja enggan belum dapat dikonfirmasi. Contact center atau telepon yang ada dalam website http://www.pdamtkr.co.id/ tidak ada yang mengangkat ketika TangerangNews.com menghubunginya.

 

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill