Connect With Us

Pergoki motornya dicuri di minimarket Cikupa, Andri Ditembak Sampai Tewas

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 28 Januari 2017 | 02:00

Korban penembakan pelaku curanmor. (@tangerangnews 2017 / Istimewa)

TANGERANGNews.com-Andri Sofyan,33, seorang warga Kampung Kiara RT 03/04 Kampung Tobat, Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang, Jumat (27/01/2017)  sekira jam 20.30 WIB ditembak pelaku pencuri motor.


Saat itu korban yang sedang berada di dalam minimarket di Jalan Baru Kampung Samprok RT 22/07 Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa melihat motornya sedang dihidupkan orang lain yang tak dikenalnya.

 

Kemudian korban keluar dari toko sambil berteriak maling. Dia lalu bertanya akan diapakan motornya. Ketika korban mendekati pelaku.  Korban ditembak oleh pelaku, kemudian pelaku melarikan diri dan tidak berhasil membawa motor korban.

"Lalu korban berjalan kearah kasir dan minta tolong sambil memegang bagian dada kemudian korban jatuh di dekat motor kemudian korban ditolong oleh warga dan dibawa ke RS Ciputra Hospital. Namun, tidak selamat," ujar Fitri Iin Ikhsan,25, saksi mata di lokasi kejadian.
Tak lama kemudian polisi mendatangi TKP dan melakukan olah temlat kejadian perkara.

NASIONAL
1.000 Genset Dikirim, Warga Terdampak Banjir Aceh Teraliri Listrik Sementara

1.000 Genset Dikirim, Warga Terdampak Banjir Aceh Teraliri Listrik Sementara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:32

Desa Pante Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, perlahan kembali teraliri listrik sementara melalui bantuan genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero)

BANTEN
Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:15

Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Kepala Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill