Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Rumah juragan emas, Aspuri, di RT 04/01 Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, diserbu ratusan warga, Rabu (8/2/2017) malam. Warga yang kesal karena Aspuri berselingkuh dengan istri tetangga, melempari rumahnya dengan batu.
Berdasarkan keterangan Ketua RT 04, Sulaeman, ketika itu dirinya terkejut saat mendengar ada suara teriakan dari ratusan warga yang sedang melempari rumah Aspuri. Aksi warga itu berlangsung sekitar 30 menit.
“Bahkan warga lain yang awalnya tidak mengetahui pun ikut - ikutan menimpuki rumah Aspuri,” katanya, Kamis (9/2/2017).
Menurut Sulaeman, penyebabnya warga melakukan penyerangan karena Aspuri pernah berselingkuh dengan istri tetangganya. Padahal dia sudah diusir warga keluar Desa Kronjo. Namun baru saja lima bulan, dia kembali ke rumahnya. “Dia ingkar janji, akibatnya warga emosi," ujarnya.
Waka Polresta Tangerang AKBP Makmun langsung meninjau lokasi dan berharap agar warga bisa tennag. Menurut Makmun petugas akan melakukan penjagaan di rumah Aspuri, untuk menghindari kembali terjadinya amuk massa.
"Kami akan mengumpulkan tokoh masyarakat dan pemuda Kronjo untuk membuka dialog agar peristiwa perusakan massa tidak terjadi lagi," kata Makmun. (RAZ)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGDunia penerbangan nasional bersiap menyambut sejarah baru. Pesawat komersial terbesar di dunia, Airbus A380-800 milik maskapai Emirates segera beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews