Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sudah tahunan warga di Muara Utara Sungai Cisadane di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Taluknaga, Kabupaten Tangerang hidup dengan air yang sudah tercemar. Namun, meski kualitas air sungai Cisadane terus menurun karena pencemaran, hingga saat ini, warga masih menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.
"Air Cisadane masih digunakan untuk pertanian, perikanan dan kebutuhan warga sehari-hari, seperti cuci dan mandi," kata Muhamad Guntur, warga Tanjung Burung, Rabu (22/3/2017).
Meski tercemar, tambah Guntur, warga tidak punya pilihan lain, karena budaya menggunakan air sungai sudah begitu melekat dengan kehidupan warga.
"Selain di Tanjung Burung, disepanjang anak sungai Cisadane di kelurahan Selapajang, Kota Tangerang, bisa dilihat setiap pagi dan sore warga juga mandi dan mencuci disungai," tambahnya.
Guntur pun menceritakan, pencemaran terhadap sungai Cisadane terjadi sejak banyak berdiri pabrik di Tangerang.
"Waktu saya kecil, saya sering minum air langsung dari Cisadane, namun sejak banyak pabrik, Cisadane mulai tercemar," jelasnya.
Ia berharap Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah segera melakukan tindakan untuk memulihkan kualitas sungai yang hulunya ada kabupaten Bogor tersebut.
"Pemerintah harus punya perhatian serius untuk mengembalikan kualitas air Cisadane menjadi lebih baik, intinya hanya tinggal ada kemauan, sebab sungai dibeberapa kota lain bisa dinormalisasi, meski perlu waktu lama," pungkasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGEvent lari GRID Cardio Rush 2026, kembali digelar GRID Fitness pada 2 Agustus 2026 mendatang di Carstensz Mall, Gading Serpong, Tangerang.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews