Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang
Rabu, 2 April 2025 | 12:23
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Tangisan bayi menggegerkan warga Kampung Gelam RT 11 /02, Kelurahan Kuta Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu dinihari, pukul 01.30 WIB (26/3/2017). Tangisan bayi tersebut pertama kali didengar oleh Wati, warga setempat. Setelah dia berkeliling memeriksa, ternyata suara bayi tersebut berasal dari sungai.
"Saat itu, ada warga yaitu saudara Wati mendengar tangisan bayi pada Minggu (26/3/2017) sekitar pukul 01.30 dinihari. Kemudian Wati memberitahukan ke warga lainnya," kata Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Kosasih, Senin (27/3/2017) di ruang kerjanya.
Kemudian warga lainnya, lanjut Kosasih, yaitu Tarwan mengambil bayi tersebut dari sungai. Kebetulan sungai dalam kondisi surut , sehingga posisi bayi ditemukan diatas lumpur yang tertutup semak-semak.
"Saat ditemukan bayi masih dalam keadaan hidup, terbungkus kaos merah, berjenis kelamin perempuan dengan kondisi luka di kepala, tangan dan kaki," tambahnya.
Atas temuan tersebut, kemudian warga melaporkan peristiwa penemuan bayi tersebut ke Polsek Pasar Kemis. "Warga melapor ke kami, karena bayi dalam kondisi hidup, kami meminta warga untuk langsung membawanya ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan perawatan, dan anggota kami menyusul kesana," terangnya.
Dari keterangan dokter, lanjut Kosasih, bayi itu dilahirkan dalam kondisi prematur, serta baru lahir sekitar enam jam sebelum ditemukan. Namun setelah mendapatkan perawatan dari pihak RSUD Tangerang, nyawa bayi tersebut tidak tertolong. "Bayi tersebut meninggal setelah beberapa jam mendapatkan perawatan di RSUD," pungkasnya.
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.