Connect With Us

Polisi Belum Terima Laporan Perampokan Juragan Gabah di Balaraja

Mohamad Romli | Sabtu, 1 April 2017 | 12:00

ilustrasi perampokan (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliyansyah)


TANGERANGNEWS.com-Aparat Polsek Balaraja, Kabupaten Tangerang belum menerima laporan terkait dengan adanya pencurian dengan modus gembos ban yang terjadi di Jalan Raya Kronjo, Kampung Palis RT 04/ 01 Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang pada Jumat (31/1/2017) sore kemarin. Diketahui korban Samani ,50,  yang merupakan   seorang bos gabah dirampok Rp550 juta.

"Kejadian itu belum dilaporkan oleh korban (ke-Polsek Balaraja)," kata Kapolsek Balajara, Kompol Wiwin Setiawan kepada TangerangNews.com melalui pesan singkatnya, Minggu (1/4/2017).

Seperti diketahui, Samani (50) warga Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tangerang yang baru selesai mengambil uang di Bank Jabar Banten (BJB) cabang Balaraja dirampas tas berisi uangnya. Korban yang juragan gabah tersebut hendak menambal ban mobil bagian belakang sebelah kiri. Saat itu korban tidak menaruh kecurigaan sudah dibuntuti oleh tiga orang pelaku, sehingga pintu kiri dan kanan mobil tersebut dalam keadaan terbuka.


Saat sedang asyik mengobrol dengan tukang tambal ban, pintu mobil korban ternyata dalam keadaan terbuka. Wawan, seorang warga tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan, ia melihat ada sekitar tiga orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Satria di tempat tambal ban tersebut.


"Ada tiga orang yang belanja bensin di warung dekat tambal ban, mereka pake motor Satria," katanya, Jumat (31/3/2017). Wawan menjelaskan, tiga orang yang diduga pelaku tersebut kemudian memacu motornya ke arah Balaraja.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill