Connect With Us

Bos Konstruksi Dirampok Modus Kempes Ban di Kelapa Dua

Mohamad Romli | Jumat, 5 Mei 2017 | 17:00

Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto saat ungkap kasus perampasan dengan modus kempes ban di Polsek Kelapa Dua, Jumat (05/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Yos Nababan (38), seorang pengusaha konstruksi menjadi korban perampasan dengan modus kempes ban yang dilakukan oleh tiga orang pelaku di jalan Legok, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/4/2017).

Dikatakan warga perumahan Dasana Indah, Desa Bonang, Kecamatan Kelapa Dua tersebut, saat itu, sekitar pukul 10.00 ia mengambil uang di bank BCA Gading Serpong sebesar 132 juta, uang sebesar itu rencananya untuk membayar gaji karyawannya.

Namun sejak di Bank, Yos sudah merasakan diintai oleh pelaku sejak mengisi slip penarikan.

"Sejak awal saya sudah merasa. Saat saya mengisi slip penarikan ada dua orang yang memperhatikan saya. Akhirnya saya tutupi saat menulis jumlah uang yang akan diambil," katanya, Jumat (05/5/2017).

Yos merasa semakin tidak nyaman, ketika dia memasukkan uang tersebut ke dalam tas selempangnya. Sebab, ada dua orang yang diduga pelaku juga yang memperhatikan gerak-gerik Yos.

"Karena feeling, saat masuk ke dalam mobil. Saya kunci pintu mobil, uang itu saya masukkan ke bawah jok mobil. Sementara tasnya saya taruh di box dekat perseneling," tambahnya.

Kala itu dia sedang menunggu istrinya yang meminta untuk pulang bersama dirinya. Setelah istrinya datang, ia pun kemudian melaju pulang.Namun di tengah perjalanan. sempat ada motor yang mendahuluinya dan sempat menengok ke arahnya.

Kemudian saat di jalan raya Legok, kondisi jalanan macet.  Saat itu ada seorang perempuan yang memberitahunya bahwa ban belakang sebelah kiri kempes. Yos pun akhirnya memberhentikan mobilnya, untuk mengganti ban yang kempes tersebut.

Di tempat Yos berhenti, ada toko milik tetangganya. Dia pun kemudian meminjam motor tetangganya tersebut untuk mengambil dongkrak mobil.

"Tak lama kemudian, ada suara orang yang berteriak dari dalam  mobil saya. Saya lihat memang posisi pelaku sedang menutup pintu mobil belakang, kemudian lari," terangnya.

Sadar bahwa yang berteriak adalah istrinya,spontan dia mengejar pelaku yang sudah dibonceng sepeda motor. Kerah baju pelaku berhasil diraih oleh Yos. Kemudian pelaku terjatuh. Tetapi rekan pelaku berhasil melarikan diri.

"Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Kelapa Dua," ujarnya.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

BANDARA
Belasan Penerbangan Dialihkan dan Go Around Akibat Cuaca Ekstrem di Bandara Soekarno-Hatta

Belasan Penerbangan Dialihkan dan Go Around Akibat Cuaca Ekstrem di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 6 April 2026 | 20:10

PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Senin 6 April 2026 siang.

SPORT
Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Senin, 6 April 2026 | 12:01

Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill