Connect With Us

Banjir rendam 2 Pabrik di Curug Tangerang

Mohamad Romli | Minggu, 7 Mei 2017 | 13:00

Banjir di Jalan Baitusa'adah sampai menggenangi ke area pabrik wilayah Kampung Kadu RT 03/01, Desa Kadu, Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (07/05/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang sejak Sabtu (06/5/2017) menyebabkan dua pabrik di Jalan Baitusa'adah, Kampung Kadu RT 03/01, Desa Kadu, Curug, Kabupaten Tangerang terendam banjir.
 
Dua pabrik yang tergenang adalah PT. JSKI Green, dan Nathan Bakery.
 
Dari pantauan TangerangNews.com pada Minggu (07/05/2017), kedua pabrik itu digenangi air dengan kedalaman sekitar 20 centimeter. 
 
Wandi, karyawan PT. JSKI Green mengatakan, banjir sudah terjadi sejak kemarin saat hujan deras mulai turun pukul 15.00. 
 
"Air mulai masuk ke area pabrik sekitar pukul 18.00. ketinggian air di halaman pabrik sudah sekitar 20 centimeter, sementara di dalam sekitar 10 centimeter," kata Wandi.
 

 
Hujan juga menyebabkan kali di dekat pabrik meluap. Aktivitas produksi di PT. JSKI Green juga terpaksa diliburkan. Menurut Wandi, daerah tempatnya bekerja itu memang sudah jadi langganan banjir lantaran alih fungsi lokasi.
 
"Dulunya di sini banyak tempat aliran air, tapi saat ini sudah hilang karena menjadi area pertokoan, " katanya lagi. 
 
Jalan protokol di depan pabrik juga tengah digenangi air 20 centimeter. 
 
Dikhawatirkan, hujan berkelanjutan bisa membuat akses jalan menuju kawasan industri Manis, Kota Tangerang dari arah exit tol Bitung terputus.
PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TANGSEL
Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Jumat, 3 Juli 2026 | 02:43

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berupaya agar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan dengan transparan tanpa kecurangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill