Connect With Us

Sungai Cimanceri Menyempit, Warga Pagedangan Geruduk Perumahan The River Bogor

Mohamad Romli | Kamis, 11 Mei 2017 | 20:30

Pada Rabu (17/5/2017), Sekitar 300 orang warga Kampung Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, mendatangi pengembang perumahan The River yang berlokasi di Kampung Mekar Mulya Desa, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sekitar 300 orang warga Kampung Karang Tengah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang mendatangi pengembang perumahan The River yang berlokasi di Kampung Mekar Mulya Desa, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. 
 
Aksi ratusan warga tersebut dikarenakan terjadinya penyempitan dan pendangkalan sungai Cimanceri yang diduga terjadi karena dampak dari aktivitas pembangunan cluster perumahan The River. 
 
Selain itu, warga juga mengkhawatirkan terjadinya pencemaran terhadap sungai karena limbah rumah tangga setelah perumahan tersebut sudah dihuni pembelinya.
 
Protes dan kekhawatiran warga tersebut dikarenakan saat ini sebagian besar warga di Kampung Karang Tengah tersebut masih mengunakan air dari sungai Cimanceri untuk keperluan sehari-hari.
 
Kapolsek Pagedangan, AKP Army Setviansyah yang turut langsung melakukan pengamanan aksi unjuk rasa warga yang dilakukan kemarin mengatakan, ratusan warga tersebut berasal dari RT 1/1, 2/1, dan 3/1 tiba  dilokasi perumahan The River sekitar pukul 13.30 WIB.
 

 
Kemudian sekitar pukul 13.45, Alang Maulana koordinator aksi, dan Hasan melakukan negosiasi dengan perwakilan pihak pengembang perumahan tersebut yang diwakili Dedy Waluyo, Manager Operasional PT The River.
 
Negosiasi tersebut turut disaksikan oleh Kapolsek Parung Panjang, Bogor Lusi Saptaningsih, dan AKP Army Sevtiansyah serta Kepala Desa Parung Panjang dan Karang Tengah.
 
Dalam negosiasi tersebut, warga menyuarakan tuntutannya kepada  The River, yaitu dilakukan pengerukan dan penanganan penyempitan sungai Cimanceri oleh The River serta penanganan limbah rumah tangga penghuni cluster perumahan tersebut saat telah dihuni.
 
"Hasil dari negosiasi tersebut akan kembali dilakukan pertemuan antara The River dengan warga pada Rabu, (17/5/2017) mendatang di aula Kecamatan Parung Panjang, Bogor," ujar AKP Army, Kamis (11/5/2017).
 
Aksi massa lintas Kabupaten dan Provinsi tersebut mendapatkan pengamanan dari aparat dari dua wilayah. Massa aksi pun kemudian membubarkan diri setelah terjadi kesepakatan dari kedua belah pihak. (RAZ)
TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

KAB. TANGERANG
Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:00

Seorang perempuan berinisial P, 45, pemilik warung makan di kawasan Industri Akong Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia setelah terlindas truk saat mengendarai sepeda motor, Rabu 5 Agustus 2026, pagi.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill