Connect With Us

Dua Remaja Putri Tewas Tenggelam di Kolam Renang STPI Curug

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Juli 2017 | 14:00

Tampak Aparat Kepolisian mendatangi TKP, Kolam Renang Komplek Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dua remaja putri tewas tenggelam di Kolam Renang Komplek Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug, Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Kedua korban yang diketahui bernama Siti Maesaroh, 14, dan Rahma Oktaviani,14, ini diduga tewas akibat kelelahan saat berenang.

Kapolsek Legok AKP Purwadi menerangkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (2/7/2018), sekitar pukul 12.30 WIB. Kedua korban ditemukan tenggelam di dasar kolam dengan kedalaman 5 meter.

“Awalnya mereka datang berlima dan masuk ke kolam renang sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka berenang di kedalaman yang berbeda-beda. Kebetulan dua korban berenang di kedalaman 5 meter,” katanya,” Senin (3/7/2017).

Kemudian salah satu teman korban menyadari bahwa Siti Maesaroh tidak terlihat di kolam kedalaman 5 meter. Kemudian mereka mencari Siti dengan mencoba menyisir ke dalam kolam. Mereka pun mendapati Siti tenggelam di dasar kolam.

“Ketika diangkat, terlihat korban sudah dalam ke adaan dingin dan tak bergerak dengan darah terlihat keluar dari kuping dan hidung," ucap Purwadi.

Saat itu juga, korban langsung dilarikan ke Klinik Kesehatan STPI. Namun ketika itu klinik tutup karena masih libur. Akhirnya korban dilarikan ke RS Keluarga Kita Curug.

Karena panik, mereka tidak menyadari kalau salah satu temannya, Rahma oktaviani juga menghilang. Saat di rumah sakit, mereka baru teringat. Kemudian kembali ke kolam renang.

"Dan sekira jam 12.50 WIB, saksi kembali menemukan Rahma di dasar Kolam. Ketika diangkat, korban juga dalam keadaan dingin dan tidak bergerak. Diperkirakan juga telah meninggal akibat tenggelam. Oleh rekan-rekannya, korban kemudian kembali dilarikan ke RS Keluarga Kita Curug," jelasnya.

Menurut Purwadi, untuk saat ini renang tersebut ditutup sementara untuk kepentingan penyelidikan. "Masih dipasang garis polisi dan kasusnya sementara diambil alih oleh Polres Tangsel," tukasnya. (RAZ)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill