Connect With Us

Mayat Tanpa Identitas Diduga Korban Pembunuhan

Sayuti Tan Malik | Rabu, 12 Juli 2017 | 20:00

Aparat Polsek Teluk Naga mengevakuasi penemuan mayat tanpa identitas di sebuah balai di depan rumah warga di Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Rabu (12/7/2017). (@TangerangNews2017 / Sayuti Tan Malik)

TANGERANGNEWS.com-Polsek Teluk Naga menemukan bekas jeratan di leher mayat yang ditemukan tanpa identitas di Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Rabu (12/7/2017). Namun pihaknya masih menunggu hasil visum untuk memastikan kasus tersebut pembunuhan.

AKP Arief Purnama Oktora, Kapolsek Teluk Naga mengatakan, ada dugaan bahwa pria tanpa identitas tersebut merupakan korban pembunuhan. Karena pada leher korban ditemukan lebam seperti bekas jeratan tali.

"Namun kami belum dapat memastikan bahwa kasus ini merupakan kasus pembunuhan. Kami masih menunggu hasil visum dari rumah sakit," katanya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan menerangkan, mayat laki - laki tanpa identitas meninggal dengan luka bekas jeratan di leher serta hidung mengeluarkan darah. Pihak polisi akan mendalami kasusnya guna untuk mengetahui motifnya.

"Kami akan membawa mayatnya ke rumah sakit terdekat untuk di identifikasi guna penyelidikan, bilamana meninggalnya korban karena pembunuhan maka pelakunya akan kami tangkap sesuai dengan hukum yang berlaku," ucap Harry.(RAZ)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill