Connect With Us

Pedagang Tangerang Mulai Keluhkan Kelangkaan Garam

Mohamad Romli | Selasa, 25 Juli 2017 | 12:30

Seorang Pedagang sembako di pasar Ciung, Tigaraksa menunjukkan sisa stok garam di pasar tersebut, Selasa (25/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Harga garam di Pasar Ciung, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tengah merangkak naik hingga tiga kali lipat dari harga biasanya, karena stok yang mulai langka. Hal ini pun dikeluhkan para pedagang.

"Kenaikan harga sih mulai dari pas puasa, tapi habis lebaran harganya terus naik karena enggak ada yang suplai," ujar Yuli, pedagang di pasar tersebut, Selasa (25/7/2017).

Yuli mencontohkan harga garam yang biasa dijual dengan harga Rp500 per bungkus, kini dijual dengan harga Rp1500 perbungkus. "Bahkan ada yang jual Rp2000 per bungkusnya," tambahnya.

Selain garam beryodium yang dikemas dengan berat satu ons, Yuli juga biasa menjual garam batangan yang berisi 12 buah perbungkusnya. Namun stok jenis garam tersebut pun saat ini sedang kosong. "Kalau pun ada, saat ini dijual Rp10.000 per bungkus, biasanya dijual Rp3000 per bungkus," jelasnya.

Namun meski terjadi kenaikan harga, menurut Yuli belum ada konsumen yang mengeluh. Ia juga belum mengetahui penyebab terhentinya pasokan garam dari supplier.

Mimin pedagang lainnya mengatakan, biasanya dalam sebulan, ada suplayer garam yang datang ke pasar tersebut. Namun pasca lebaran ini, belum ada pasokan lagi. "Biasanya dalam sebulan ada dua kali suplai, tapi sampe sekarang belum ada suplai lagi," ujarnya.(RAZ)

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill