Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Jajaran personel Polsek Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang disiagakan untuk melakukan patroli secara intensif, pasca terjadinya rentetan kasus pembegalan sepeda motor dan kejahatan dengan kekerasan lainnya yang terjadi di wilayah padat penduduk tersebut.
Kapolsek Pasar Kemis Kompol Kosasih mengatakan, saat ini pihaknya sudah berhasil menangkap satu orang tersangka yang saat beraksi menggunakan senjata api jenis soft gun. Selanjutnya sejumlah anggota Reskim dan unit lainnya pun disiagakan untuk melakukan patroli.
"Jumlahnya ada 20 orang, ditambah saya, jadi 21 personel, kita on call, dibantu juga dari Jatanras Polresta Tangerang, Polda Banten dan Polda Metro Jaya," paparnya, Jumat (28/7/2017).
Selain itu, pihaknya juga melakukan perubahan pola dan waktu patroli, karena dari beberapa kasus yang terjadi, peristiwa kejahatan tersebut justru terjadi pada pagi dan siang hari.
Kosasih akan membagi anggota dalam tiga kali waktu patroli, diantaranya pada pukul 03.30 WIB sampai 06.00 WIB, pukul 10.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB dan pukul 17.00 WIB sampai 23.00 WIB.
"Selain anggota yang patroli, juga ada anggota lain yang hunting, ditambah anggota yang siaga di titik rawan kejahatan," tambahnya.
Kosasih menyebutkan ada empat titik rawan kejahatan di wilayahnya, diantaranya wilayah Kutabumi, sekitar patung biru jalan perumahan Regency Gelam Jaya, sekitar Giant Pasar Kemis, dan sekitar wilayah Puri yang mengarah ke Cadas, Sepatan.
"Kami juga menghimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada tindak kejahatan," tandasnya.
Untuk diketahui, setidaknya telah terjadi empat peristiwa kejahatan dengan kekerasan di Pasar Kemis dalam bulan ini. Dalam melakukan aksinya, komplotan penjahat tersebut bahkan melakukan aksinya disiang hari.(RAZ)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPergelangan tangan seorang pelajar berinisial AH, 15, nyaris putus setelah menjadi korban salah sasaran dalam peristiwa tawuran yang terjadi di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa 18 Agustus 2026.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews