Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif meluncurkan program Tangerang Jawara di halaman Mapolresta Tangerang, Jumat (4/8/2017). Tangerang Jawara merupakan singkatan dari Tangerang Jadikan Wilayah Aman, Nyaman, Ramah dan Kreatif.
Delapan kerja prioritas Polresta Tangerang melalui program tersebut diantaranya polisi patroli dan kemitraan dengan masyarakat (Pos Laksa), polisi ngobrol dan koordinasi jaga kampung (Pos Ngariung), polisi ceramah kamtibmas setelah sholat Jumat (Pos Khidmat), polisi cinta siswa/mahasiswa, pemuda dan edukasi (Pos Cisadane).
Prioritas lainnya yaitu polisi peduli pekerja dan pengangguran (Pos Jaguar), polisi peduli perempuan dan anak (Pos Purna), polisi bersama netizen dan komunitas Tangerang (Pos Benteng) dan Tangerang police line (Top Line).
"Program ini lahir dari kearifan lokal, sekaligus mendukung 25 program unggulan Bupati Tangerang," ujarnya.
Sabilul mencontohkan, program Pos Jaguar yang dilatarbelakangi karena Tangerang merupakan wilayah industri yang hadir ribuan pabrik.
"Sehingga persoalan perburuhan bisa diselesaikan jauh sebelum hari buruh," tambahnya.
Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengatakan sangat mendukung program tersebut karena sinergis dengan 25 program Tangerang Gemilang. Zaki mencontohkan misalnya soal program polisi peduli perempuan dan anak yang juga menjadi konsen Pemkab Tangerang.
"Kami perlu bantuan banyak elemen untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat terkait pelecehan seksual kepada perempuan dan anak, alhamdulilah di Tangerang Jawara ada juga," ujarnya.
Hadir juga dalam acara tersebut Kajari Tigaraksa Firdaus, Dandim 0506 Kolonel Inf Gogor Aditia, tokoh masyarakat dan agama serta organisasi kepemudaan.(RAZ)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews