Connect With Us

Kabur Usai Tabrak Pengendara Motor, Mobil Ini Diamuk Massa di Karawaci

Mohamad Romli | Jumat, 4 Agustus 2017 | 19:00

Korban Kecelakaan di Jalan Boulevard, Perumahan Taman Ubud, Lippo Karawaci, Jumat (4/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Amarah massa tidak bisa dibendung saat FM, 39, sopir yang mengendarai Nissan Serena nopol B-1784-CFE, berusaha melarikan diri setelah menabrak sepeda motor di Jalan Boulevard, Perumahan Taman Ubud, Lippo Karawaci, Jumat (4/8/2017). Massa pun merusak mobil tersebut dengan melempari batu.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Mobil yang dikendarai FM, tiba-tiba saja menabrak sepeda motor Honda Vario dengan nopol B-6584-CRH.

"Saya sedang nongkrong di Lawson, terus dengar suara benturan keras, pas ngeliat ada motor yang ketabrak," ujar Andre, warga yang berada di lokasi kejadian.

Namun bukannya berhenti, sopir tersebut malah memacu kendaraannya seolah tidak terjadi apa-apa. Sontak warga yang berada di lokasi pun berusaha mengejarnya.

Satu mobil angkot sempat berusaha menghentikannya, namun ditabrak oleh FM. Akhirnya Pelarian FM yang baru bekerja satu minggu sebagai sopir di pemilik mobil tersebut pun terhenti setelah seorang warga berani mencegatnya.

Massa yang berada di lokasi maupun yang mengejar mobil tersebut tidak bisa dibendung amarahnya. Setelah sopir diamankan, mereka melampiaskan kemarahannya dengan melempari kaca mobil tersebut.

Padahal, saat itu di dalam mobil ada anak laki-laki berusia 12 tahun, putra dari majikan sopir tersebut. Meski si anak tidak terluka, namun dia ketakutan akibat insiden tersebut.

massa

Suasana pasca kecelakaan di Jalan Boulevard, Perumahan Taman Ubud, Lippo Karawaci, Jumat (4/8/2017).

Setelah massa berhasil ditenangkan, sopir berikut mobil berwarna hitam tersebut kemudian dibawa ke Pol Sub Sektor Taman Ubud, Lippo Village. Puluhan massa turut mengawal mobil naas tersebut. Setelah diminta keterangan oleh petugas, sopir tersebut kemudian dibawa ke Polsek Curug.

Sementara korban, Mulyana, 36, warga Neglasari, Kota Tangerang mengalami luka cukup serius dibagian kepala. Dia langsung dilarikan oleh Agus Supriyadi, mitra Bayangkara Polsek Curug ke RS Qadr, Karawaci.

Dalam peristiwa tersebut, korban lainnya salah seorang perempuan, namun karena hanya mengalami luka dibagian kaki. Perempuan tersebut setelah terjatuh, kemudian melanjutkan perjalanan kembali.

Mobil mengalami kerusakan karena kaca bagian belakang dan samping kiri pecah, kaca depan retak serta beberapa goresan pada bagian samping kanan depan, samping kanan belakang berikut sepeda motor milik korban saat ini diamankan di Pol Sub Sektor Taman Ubud.(RAZ)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill