Connect With Us

Bawa Sajam Mau Tawuran, 11 Pelajar Diamankan Polisi

Mohamad Romli | Jumat, 11 Agustus 2017 | 20:00

Polisi mengamankan pelajar yang membawa sajam di Cikupa, Jumat (11/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Aparat kepolisian Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang mengamankan 11 pelajar dari dua sekolah yang akan tawuran di Cikupa, Jumat (11/8/2017) sore.

Kapolsek Cikupa, Kompol Idrus Madaris mengatakan 11 pelajar tersebut diantaranya lima pelajar SMK Korpri Balaraja dan enam orang pelajar SMK Pembangunan Tigaraksa.

"Sebelas pelajar tersebut diamankan personel Polsek Cikupa di Jalan Raya Serang, Pasar Cikupa sekitar jam 16.20 WIB," ujar Kompol Idrus.

Setelah diperiksa, empat pelajar kedapatan membawa senjata tajam diantaranya dua bilah pisau, satu celurit, dan satu gergaji es.

"Senjata tajam tersebut digunakan untuk tawuran," tambahnya.

Sebelas pelajar tersebut kemudian digelandang ke Mapolsek Cikupa. Kompol Idrus pun sangat menyayangkan generasi muda mencoba meraih kebanggaan diri dengan cara yang salah tersebut.

"Sebagai pelajar semestinya mengejar prestasi yang bisa jadi kebanggaan orang tua, guru dan lingkungan. Meraih kebanggan diri bukan dengan pamer kekuatan lewat tawuran, tapi melalui prestasi," tegasnya mengulang apa yang disampaikan kepada sebelas pelajar tersebut.

Setelah diberikan pembinaan oleh Kapolsek, tujuh pelajar dipersilahkan pulang, namun empat pelajar yang kedapatan membawa sajam masih ditahan di Mapolsek Cikupa.

"Kami akan memanggil Wali Kelas dan orang tua empat pelajar yang membawa sajam tersebut," tukasnya.(RAZ)

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill