Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Deni Riadi, warga Kampung Rancalabuh, Desa Rancalabuh, Kemiri, Kabupaten Tangerang, tak menyangka jika mobil Toyota Veloz berwarna putih nopol B-1318-GFO miliknya raib disikat maling, Rabu (25/10/2017).
Pria yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Lontar 1 Kemiri ini mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. "Saya mendengar suara pintu mobil ditutup, lalu saya keluar rumah, mobil tersebut sudah tidak ada," ujarnya kepada TangerangNews.com, Kamis (26/10/2017).
Mobil tersebut dijelaskannya, diparkir di depan rumah dengan kondisi pagar terkunci. Namun ternyata maling berhasil masuk ke halaman rumahnya yang berada persis di pinggir Jalan Raya Kemiri dengan membobol gembok pintu pagar. "Gembok pintu pagar dirusak," imbuhnya.
Ditambahkannya, suasana malam itu memang sepi, karena tidak ada kegiatan ronda di lingkungan tersebut. Karena kondisi itu juga dia mengurungkan niatnya untuk mengejar pelaku pencurian.
"Saya enggak kejar, karena enggak ada siapa-siapa, jam segitu memang saat orang tidur pulas," tambahnya.
Peristiwa pencurian tersebut dilaporkannya malam itu juga ke Polsek Mauk. Ia berharap siapapun yang mengetahui keberadaan mobil tersebut segera melaporkannya ke Polsek Mauk. "Mohon dibantu, semoga mobil tersebut segera bisa ketemu," tukasnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews