Connect With Us

PT Bosung Pasar Kemis Terbakar

Mohamad Romli | Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:00

Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Tangerang Kali ini sijago merah menghanguskan PT Bosung Indonesia di Jalan Raya Pasar Kemis, Kamis (26/10/2017) malam. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Tangerang. Kali ini sijago merah menghanguskan  PT Bosung Indonesia di Jalan Raya Pasar Kemis, Desa Sindangsari, Pasar Kemis pada Kamis (26/10/2017) malam.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

"Api diketahui sudah membesar sekitar pukul 20.00 WIB," ujar Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Kosasih kepada TangerangNews.com.

Belum diketahui penyebab dari kebakaran tersebut.

"Gedung yang terbakar gudang penyimpanan kertas," tambahnya.

Saat ini, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang sudah berada dilokasi dan tengah melakukan upaya pemadaman kebakaran.

"Api masih berkobar dan sedang dilakukan pemadaman," tukasnya.(DBI/HRU)

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

NASIONAL
Gandeng 7 Pengembang, Proyek MRT Fase 2 Kembangan-Balaraja Resmi Dimulai

Gandeng 7 Pengembang, Proyek MRT Fase 2 Kembangan-Balaraja Resmi Dimulai

Rabu, 4 Februari 2026 | 19:48

Kabar gembira bagi para komuter yang setiap hari berkutat dengan kemacetan di perbatasan Banten dan Jakarta. Proyek MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja resmi memasuki babak baru.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill