KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Tragedi kebakaran yang memakan puluhan korban jiwa di pabrik petasan, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, sudah genap sepekan, Kamis (02/11/2017). Di depan Lokasi pabrik tampak dikelilingi karangan bunga yang berjejeran dari sejumlah pejabat.
Karangan bunga tersebut dikirim oleh para pejabat negara dari beberapa hari yang lalu, salah satunya Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Setidaknya ada sebanyak 20 papan karangan bunga berjejeran di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi tersebut.
Adapun nama-nama pengitim karangan bunga selain dari Kapolri, juga dari Kapolrestro Tangerang Kota Kombers Pol Harry Kurniawan, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Gubernur Banten Wahidin Halim, TNI, Tokoh masyarakat, Mahasiswa, hingga PT Panca Buana Cahaya Sukses yang mengalami kebakaran juga turut mengirimkannya.
Papan karangan itu bertuliskan 'turut berduka cita kepada korban kebakaran PT Panca Buana Cahaya Sukses' yang tak lain sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban.
Pada waktu yang sama, garis kuning police line masih mengikat gedung tersebut. Warga disekitar juga tampak tidak terlihat, namun beberapa pengguna jalan yang melintas masih sempat menengok dan memotret gedung bekas produksi petasan itu.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Aliran Sungai Cimanceuri yang berlokasi di kawasan Milenium perbatasan Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa dan Matagara, Kecamatan Tigaraksa menghitam hingga menimbulkan aroma bau tidak sedap.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews