Connect With Us

5 Hari Tak Masuk Kerja, Aruna Ditemukan Tewas di Balaraja

Mohamad Romli | Minggu, 5 November 2017 | 07:00

Aruna Prabu, 26, ditemukan tewas di kontrakannya. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aruna Prabu, 26, ditemukan tak bernyawa dengan tubuh membiru  kaku,  serta hidung mengeluarkan darah dikontrakannya di Kampung Talaga, Desa Talagasari, Balaraja, Sabtu (4/11/2017).

Korban diketahui sudah tak bernyawa saat rekan kerjanya, Adi Gunadi, yang mendatangi korban karena tidak masuk kerja sejak hari Selasa (31/10/2017).

Saat Adi mengetuk pintu kontrakan korban, tidak ada jawaban. Adi pun kemudian mendatangi pemilik kontrakan dan membuka pintu tersebut dengan kunci cadangan.

Alangkah kagetnya ia saat menemukan rekan kerjanya tersebut terbujur kaku dengan kondisi wajah yang menghitam serta hidung mengeluarkan darah.

Jasad korban juga sudah mengeluarkan bau tak sedap karena diduga sudah beberapa hari meninggal dunia.

Kapolsek Balaraja, Kompol Wendy Andrianto yang datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan,  korban diduga meninggal dunia karena sakit.

Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya berbagai obat sesak nafas, asam lambung, pusing dari sebuah klinik.

“Korban meninggal dunia diduga karena sakit,” ujarnya.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Balaraja. Keluarga korban yang datang sekitar pukul 12.30 WIB.  Dan membawa korban untuk dimakamkan di Bekasi.

“Kami tidak melakukan otopsi terhadap korban, karena keluarganya keberatan korban diotopsi,” tukasnya.(DBI/HRU)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill