Connect With Us

Heboh! Beredar Video Dua Sejoli Kepergok Diduga Mesum Diarak Warga di Cikupa

Mohamad Romli | Senin, 13 November 2017 | 15:00

Di tandai garis Polisi lokasi TKP Dua Sejoli Kepergok Mesum di Cikupa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat dibuat heboh dengan beredarnya video dua sejoli yang diarak warga karena diduga melakukan tindakan asusila.

Video yang direkam melalui telepon seluler tersebut menjadi viral setelah diunggah seseorang ke media sosial. Dalam video berdurasi 53 detik tersebut, warga bahkan menelanjangi kedua pasangan remaja itu hingga hampir tak berbusana.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Jumat (10/11/2017). Dikonfirmasi TangerangNews.com, Kapolsek Cikupa, Kompol Idrus Madaris membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukumnya.  Namun ia baru mengetahui peristiwa itu pada, Senin (13/11/2017) pagi.

"Kami mengetahui kejadian ini dari Medsos (media sosial) pada pagi hari ini dan dari Bapak Kapolres," ujarnya di lokasi kejadian tersebut.

Idrus juga awalnya tidak menduga jika lokasi peristiwa tersebut di Cikupa, karena informasi yang beredar di medsos menurutnya simpang siur. "Makanya saya lakukan pengecekan ke TKP ternyata betul di wilayah Cikupa," tukasnya.(RAZ/HRU)

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

BANTEN
Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

​Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan agar tidak ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan di RUSD Banten.

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill