Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Video dua sejoli yang dianiaya warga karena kepergok melakukan tindakan mesum di Kecamatan Cikupa ternyata diduga direkam atas perintah ketua RT setempat. Hal itu dikatakan Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif saat mendatangi lokasi peristiwa penganiayaan itu, di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (13/11/2017).
Kepada TangerangNews.com, Sabilul mengatakan, bahwa tindakan main hakim sendiri warga tidak dibenarkan secara hukum. Selain melakukan penganiayaan terhadap kedua pasangan muda tersebut, ada warga yang merekam aksi penganiayaan atas perintah dari Ketua RT setempat.
"Tentu tindakan ini jelas salah, dan kami akan melakukan tindakan tegas kepada para pelaku penganiayaan ini," tegasnya.
Bahkan Sabilul menegaskan, siapa pun tidak berhak melakukan penganiayaan seperti dalam video yang beredar luas tersebut, karena Indonesia adalah negara hukum, sehingga setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum.
"Siapapun yang main hakim sendiri di luar koridor hukum, akan kami tindak," tukasnya. Sabilul sendiri tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung menghimpun informasi dari warga sekitar, termasuk dari pemilik kontrakan tersebut.(RAZ/HRU)
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGTim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews