Connect With Us

Banjir, Jalan Raya Serang-Cikupa Macet Parah

Mohamad Romli | Senin, 5 Februari 2018 | 19:00

Banjir menggenangi Jalan Raya Serang-Cikupa, Senin (5/2/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang sejak siang tadi menyebabkan banjir di ruas Jalan Raya Serang Km 15, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (5/2/2018). Akibat dari banjir tersebut, terjadi kemacetan panjang di dua lajur jalan.

Asep, pemilik toko di Pasar Cikupa kepada TangerangNews.com mengatakan, banjir di ruas jalan tersebut  kerap terjadi setiap hujan deras. "Penyebabnya drainase tidak berfungsi maksimal," ujarnya.

Masih kata Asep, air mulai terkonsentrasi di titik lokasi tersebut sejak pukul 15.00 WIB, kemudian mulai meninggi pada pukul 16.00 WIB.

Pantauan TangerangNews.com pukul 18.30 WIB, ketinggian air di ruas jalan yang menuju Bitung sekitar 30 centimeter, sehingga beberapa sepeda motor yang terjebak banjir pun mogok.

Sementara, kondisi lalu lintas dua arah sebelum lokasi banjir macet hingga beberapa kilometer.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Rumah Warga Curug Tangerang Dibobol Maling saat Ditinggal ke Luar Kota, Perhiasan hingga Motor Raib

Rumah Warga Curug Tangerang Dibobol Maling saat Ditinggal ke Luar Kota, Perhiasan hingga Motor Raib

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:36

Rumah di Binong Permai, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dibobol maling saat ditinggal penghuninya bepergian ke luar kota.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill