Connect With Us

Sudah Kepergok Maling di Curug Ngaku Petugas Indihome

Yudi Adiyatna | Senin, 21 Mei 2018 | 21:00

Tersang yang berinisial ZS, 35, pelaku dari kasus pencurian di Perumahan Grandview Karawaci Cluster Monde Vista Blok B2, Desa Kadu, Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (21/5/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-ZS, 35, tidak bisa berkutik. Ia digelandang ke Mapolsek Curug setelah aksinya mencuri kamera DSLR di Perumahan Grandview Karawaci Cluster Monde Vista Blok B2, Desa Kadu, Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (21/5/2018) digagalkan petugas keamanan setempat.

Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, pelaku memasuki area perumahan dan mengincar rumah dalam keadaan kosong. 

"Pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil kamera DSLR, namun aksinya diketahui pemilik rumah," kata Kanit Reskrim Polsek Curug Iptu Totok Riyanto kepada TangerangNews.com.

Mengetahui ada orang asing di dalam rumahnya, sang pemilik rumah pun berteriak meminta pertolongan.

 Saat itu, seorang petugas keamanan rumah setempat pun segera datang ke lokasi, kemudian membekuk pelaku.

Saat diinterogasi di pos keamanan perumahan tersebut, pelaku pun sempat mengelak akan melakukan pencurian dengan mengaku sebagai petugas dari Indihome. Namun, pihak personel keamanan itu tidak mempercayainya begitu saja. Tersangka pum digelandang ke Mapolsek Curug.

"Awalnya tidak mengakui perbuatannya dan mengaku petugas indihome. Namun setelah diperiksa, akhirnya mengakui perbuatannya," tambahnya.

Kini pelaku beserta barang bukti satu buah kamera DSLR merek Nikon D5100 diamankan petugas. 

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman kurungan badan karena penyidik akan menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun," tukasnya.(DBI/RGI)

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill