Connect With Us

60 Mahasiswa UPH Karawaci Keracunan Makanan saat Wisuda

Yudi Adiyatna | Kamis, 31 Mei 2018 | 20:34

Tampak suasana petugas medis tengah melakukan penyelamatan terhadap mahasiswa UPH yang keracunan. (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kepanikan terjadi di kampus Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci, Kamis (31/5/2018). Sekitar 60 mahasiswa mendadak sakit perut dan harus dilarikan ke RS Siloam Karawaci.

Peristiwa itu pun terjadi saat detik-detik prosesi wisuda 100 mahasiswa berprestasi jalur beasiswa.

Kepada awak media, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yuriko menjelaskan penyebab kepanikan yang menimpa mahasiswa itu.

Kata Alex, satu jam sebelum prosesi wisuda yang sedianya akan berlangsung pukul 10.00 WIB itu, 60 mahasiswa tersebut menyantap nasi goreng disalah satu kantin di kampus yang terletak di Jalan MH Thamrin Lippo Karawaci, Kelapa Dua tersebut.

"Sekitar setengah jam setelah menyantap nasi goreng sea food itu, 60 mahasiswa itu mual-mual dan sakit perut, lalu dilarikan ke RS Siloam, Karawaci," katanya.

Setelah didiagnosa oleh para medis, lanjut Alex, penyebab keracunan itu berasal dari makanan yang mereka santap tersebut.

"Untuk memastikan penyebab keracunan, barang bukti nasi goreng itu diperiksa di laboratorium RS Siloam," tambahnya.

Saat ini, sebagian besar mahasiswa yang keracunan tersebut sudah diperkenankan pulang, namun juga masih ada yang masih menjalani perawatan intensif.

"Dari 60 mahasiswa, 13 orang masih menjalani perawatan medis," tukasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill