Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Pemandangan unik terjadi saat ratusan nelayan berbuka puasa bersama (bukber) Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kamis (7/5/2018).
Kapolres beserta ratusan nelayan itu bukber diatas kapal nelayan yang tengah bersandar di dermaga.
Suasana pantai dan aroma udara laut menyatu dalam suasana penuh keakbaran tersebut.
"Acara buka puasa hari ini bukan hanya ngemper, tapi juga terapung karena di perahu di atas air tempat nelayan mencari ikan," kata Sabilul.

Sabilul menegaskan, kegiatan itu dilaksanakan untuk mendekatkan diri pada komunitas nelayan. Menurutnya, nelayan adalah salah satu segmen di masyarakat yang harus diberi perhatian dan penghargaan.
"Kalau tidak ada nelayan, mungkin kita akan kesulitan bila ingin mengonsumsi ikan laut," tambahnya.
Sabilul berpesan agar nelayan tidak mengonsumsi minuman memabukkan, obat-obatan terlarang, serta tidak melakukan tindak pidana perjudian. Selain itu, ia juga meminta nelayan agar mengedepankan musyawarah bila sedang menghadapi masalah.
Nelayan juga diimbaunya untuk selektif mengelola informasi yang diterima. Karena nelayan bisa saja menjadi korban berita hoax yang pada ujungnya merugikan nelayan. Selain hoax, Sabilul pun menegaskan nelayan juga mesti mewaspadai penyebaran paham radikal dan gerakan terorisme.
"Terakhir pesan saya, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan Pilkada. Mari, sukseskan agar berlangsung dengan damai dan jujur," tukasnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGPlatform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews