Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Hujan lebat yang mengguyur wilayah Balaraja dan sekitarnya berdampak banjir di salah satu ruas jalan di Kawasan Industri Olex, Balaraja, Selasa (26/6/2018).
Banjir tersebut menghambat arus lalu lintas kendaraan yang hendak melintas ke Jalan Cisereh, Tigaraksa.

Pantauan TangerangNews.com pukul 16.00 WIB, ruas jalan yang terendam sepanjang 100 meter dengan ketinggian sekitar 50 centimeter.
Puluhan sepeda motor yang melintas pun mogok, namun beberapa kendaraan roda empat masih tetap bisa melewatinya.
Sahrul, warga di lokasi menuturkan, banjir terjadi sejak kemarin, Senin (25/6/2018). Bahkan awalnya ketinggian air hingga mencapai selutut orang dewasa.
"Pas turun hujan deras kira-kira pukul 16.00 WIB," ujarnya.
Sumber banjir dijelaskannya berasal dari salah satu kali dikawasan industri tersebut. Debit air yang tinggi tidak tertampung sehingga tumpah ke jalan. Sementara, saluran air pembuangan relatif sempit, air pun tertahan di area yang rendah.
"Kalau saluran pembuangan airnya enggam sempit, di sini enggak akan banjir," imbuhnya.
Banjir diprediksi masih akan terjadi terlebih jika kembali terjadi hujan, karena debit air di kali masih belum surut.
Diketahui, ruas jalan di dekat PT Satyamitra Kemas Lestari (SKL) menjadi langganan banjir, pihak pengelola kawasan industri belum menemukan solusi untuk menanggulanginya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews