Connect With Us

Maling Bobol Berangkas Uang Pabrik di Jambe Rp1,7 Miliar Raib

Mohamad Romli | Kamis, 12 Juli 2018 | 12:00

Kedua dari tujuh pelaku yang telah berhasil dibekuk Sat Reskrim Polresta Tangerang. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gerombolan pencuri membobol berangkas uang milik PT. Joa Industri di Kampung Kutruk, RT 6/4, Desa Pasirbarat, Kecamatan, Tangerang.

Akibat peristiwa yang terjadi pada Kamis (5/5/2018) malam itu, uang sejumlah Rp1,7 miliar raib.

Kini, dua dari tujuh pelaku telah dibekuk Sat Reskrim Polresta Tangerang, keduanya adalah Jaenudin dan Suripto.

Dikatakan Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan, tujuh pelaku masuk ke area pabrik sekitar pukul 01.00 WIB. Mereka memanjat pagar pabrik kemudian masuk ke dalam gedung pabrik dengan merusak jendela.

Setelah berhasil masuk, gerombolan maling itu pun kemudian mencari ruangan Direktur Utama, disana mereka mengacak-acak ruangan untuk mencari keberadaan berangkas uang.

"Para pelaku kemudian merusak berangkas uang dan mengambil isinya sejumlah Rp1,7 miliar," ujarnya, Kamis (12/7/2018).

Setelah melakukan penyelidikan, polisi kemudian menemukan titik terang para pelaku, salah satunya yakni Jaenudin yang tinggal di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Minggu (3/6/2018)

"Pelaku atas nama Jaenudin kemudian berhasil kami tangkap. Dari pengakuannya, pelaku mendapatkan bagian Rp250 juta," beber Wiwin.

Pengejaran kemudian berlanjut pada Suripto, pelaku kedua itu ditangkap di rumahnya di wilayah Semarang, Jawa Tengah, Minggu (7/6/2018). Suripto pun menerima bagian Rp250 juta dari hasil kejahatan tersebut.

"Kami masih mengejar lima pelaku lainnya, identitas mereka sudah kami kantongi," imbuh Wiwin.

Atas perbuatannya, dua pelaku yang telah diamankan akan dijerat penyidik dengan Pasal 363 KUHP.

"Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara," tukasnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill