Connect With Us

Bawa Kabur Puluhan Ponsel Temannya, Pria di Cisoka ini Masuk Bui

Maya Sahurina | Rabu, 1 Agustus 2018 | 17:00

Ilustrasi Pencurian (Sumber Google / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Teman tapi menipu. Ungkapan itu pantas diberikan kepada AS, 26, warga Desa Munjul, Solear. Pasalnya, ia menipu Edi Antono, 28, pemilik kios ponsel di Jalan Raya Cisoka – Tigaraksa, Kampung Cisoka, Kecamatan Cisoka.

Edi yang telah mengenal pelaku cukup lama memberikan kepercayaannya saat puluhan ponsel miliknya dibawa oleh pelaku.

Pelaku yang menjanjikan akan melunasi tagihan senilai Rp58 juta keesokan harinya, ternyata tak pernah lagi menampakkan wajahnya.

Merasa ditipu teman sendiri, peristiwa yang terjadi pada Sabtu (7/7/2018) itu pun dilaporkan korban ke Mapolsek Cisoka.

“Pelaku menggelapkan 47 unit Hp milik korban. Modusnya mengambil dulu bayar kemudian, ternyata pelaku ingkar janji,” kata Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti.

Usai melakukan aksinya, lanjut Uka, pelaku berniat melarikan diri ke Malimping, Banten. Beruntung pihaknya segera berhasil menciduk pria tersebut.

“Pelaku kami tangkap dirumahnya, di Jalan Raya Tigaraksa Adiyasa, Desa Munjul,  Kecamatan Solear,” tambahnya.

Ternyata, dari 47 unit ponsel yang digelapkan pelaku, tak satu pun yang tersisa. Sehingga petugas hanya mengamankan tujuh lembar kwitansi dari aksi penipuan itu.

Akibat perbuatannya yang menyebabkan korban menderita kerugian sekitar Rp58 juta, pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP.

“Ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara,” tukasnya.(MRI/RGI)

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill