Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan
Kamis, 3 April 2025 | 14:25
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
TANGERANGNEWS.com-Aktivitas galian tanah di Jalan Raya Serang, Cikupa membuat kumuh, pasalnya tanah berserakan ke area jalan.
Pantauan TangerangNews.com, Rabu (8/8/2018), tumpukan tanah itu berasal dari aktivitas galian untuk pemasangan kabel.
Tampak aktivitas pelebaran jalan di jalan Pemda Tigaraksa.
Tanah dibiarkan menumpuk meski sebagian dikemas dalam karung. Namun, sebagian tanah itu dibiarkan menumpuk bahkan berserakan ke area jalan.
Pejabat Bupati Tangerang Komarudin pun angkat bicara ketika dikonfirmasi awak media. Ia meminta pelaksana proyek tersebut untuk segera membenahi tumpukan tanah tersebut karena area jalan itu akan dilalui oleh rombongan atlet dan official cabang olahraga modern penthatlon di Tigaraksa.
"Besok kami akan panggil pelaksana proyeknya," kata Komarudin saat menjadi narasumber diskusi dengan PWI Kabupaten Tangerang di Tigaraksa.
Selain tumpukan tanah, Komarudin juga menyinggung aktivitas pelebaran jalan Pemda Tigaraksa. Saat ini, aktivitas pelebaran jalan itu sedang berlangsung. Namun dalam aktivitasnya, pelaksana proyek tidak memasang papan penutup, selain dianggap membahayakan pengendara, juga turut merusak pemandangan area tersebut.
"Kami juga akan panggil pelaksana proyeknya, dan akan kami berikan dua opsi, menghentikan dulu aktivitasnya atau pasang papan penutup yang ditempeli spanduk Asian Games," tukasnya.(RMI/HRU)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang memastikan pelayanan kesehatan akan kembali beroperasi normal pascacuti bersama Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.