Connect With Us

Diduga Mau Balap Liar, Belasan Motor & Remaja di Pasar Kemis Diamankan Petugas

Mohamad Romli | Senin, 13 Agustus 2018 | 11:59

Polsek Pasar Kemis mengamankan belasan motor dan remaja yang diduga akan melakukan balap liar. (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Personel Polsek Pasar Kemis mengamankan belasan sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar. Selain mengamankan kendaraan roda dua itu, turut juga belasan remaja pemiliknya diberikan pembinaan dan pengarahan.

Dikatakan Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis Iptu Ferdo Elfianto, pihaknya terus mengantisipasi terjadinya aksi balap liar di wilayah hukumnya. Pasalnya, selain meresahkan masyarakat, juga berdampak mengganggu ketertiban umum.

"Sebanyak 13 sepeda motor yang kami amankan dalam operasi cipta kondisi malam minggu kemarin, juga belasan remaja," ujarnya kepada TangerangNews.com, Senin (13/8/2018).

Sepeda motor yang diamankan, lanjut Ferdo, pemiliknya telah memodifikasi sepeda motor tersebut seperti mengganti knalpot yang mengelurkan suara bising (racing) atau mempreteli sehingga tidak lagi sesuai standar.

"Ada juga yang tidak dilengkapi surat tanda bukti kepemilikan, sehingga turut kami amankan juga," tambahnya.

Selanjutnya belasan sepeda motor berbagai jenis dan merek itu diamankan ke Mapolsek Cikupa. Sementara belasan remaja yang terjaring operasi cipta kondisi itu didata dan diberikan pembinaan.

"Kami minta mereka untuk membawa bukti kepemilikan juga membawa spart part standar bawaannya," jelasnya.

Untuk memberikan efek jera kepada para remaja itu, kata Ferdo, bagi yang sepeda motornya tidak standar, mereka harus memasangkannya langsung di Mapolsek. Setelah selesai dipasang, baru diperbolehkan dibawa pulang.

"Ini sebagai bentuk sanksi bagi mereka yang suka memodifikasi sepeda motornya dan digunakan untuk balap liar, selain penegakan sanksi formalnya," tukasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

TANGSEL
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:06

Pasca didemo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) terkait penangan sampah, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung angkat bicara.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill