Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park
Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang segera membangun taman bermain untuk anak di Kawasan Puspemkab Tangerang di Tigaraksa. Taman seluas sekitar 2 ribu meter itu akan menjadi ruang bermain untuk anak.
Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Syaifullah, pembangunan taman yang lokasinya persis di samping taman aspirasi atau depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang itu akan mulai dilakukan tahun ini.
“Pembangunannya parsial, tahun ini akan dibangun dulu ruang bermain anak seluas sekitar 200 meter persegi,” kata Syaifullah, Kamis (16/8/2018)
Lanjut Syaiful, taman bermain itu akan dilengkapi berbagai sarana untuk bermain anak-anak diruang terbuka. Sehingga akan menjadi lokasi yang nyaman dan menyenangkan.
“Setelah itu, nanti lokasi itu kita tata, sehingga ke depan ada fasilitas lainnya,” tambahnya.
Dengan anggaran sebesar sekitar Rp500 juta untuk pembangunan awal yang bersumber dari bantuan Provinsi Banten, Syaiful berharap proses pembangunan taman yang akan diberi nama taman ramah anak gemilang itu bisa mulai dikerjakan September ini.
“Karena kehadiran taman ini penting, mengingat Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan kota layak anak,” tukasnya.(MRI/RGI)
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews