KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Si jago merah menghanguskan lapak limbah milik Dede di Kampung Kadu Jaya Manis, Desa Kadu Jaya, Curug, Rabu (22/8/2018).
Api diketahui sudah berkobar sekitar pukul 14.00 WIB.
Fajar, warga setempat mengatakan, tidak diketahui sumber api yang menghanguskan barang-barang limbah industri itu, karena saat kebakaran terjadi, tidak ada orang di lokasi.
"Kondisinya sedang sepi, karena karyawan juga sedang libur," katanya.
Sekitar 15 menit kemudian, pemadam kebakaran dari markas komando Curug datang ke lokasi.
16 personel dan 4 armada dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Petugas langsung pun langsung berjibaku menyemprotkan air ke sumber api.
Asap hitam membumbung, namun karena lokasi tersebut terletak di tanah lapang, petugas tampak tidak kesulitan memadamkan api.
"Sekitar 30 menit kami berhasil memadamkan api," kata Dardah Kadafi, Danton Kompi A Damkar Tangerang kepada TangerangNews.com.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun satu unit mobil truk nyaris hangus terbakar.
Dilokasi juga, hadir Kapolsek Curug Kompol Tedjo Asmoro yang turut melakukan pengamanan peristiwa kebakaran tersebut. Bahkan mereka juga tampak sibuk turut menyelamatkan barang-barang yang belum terbakar.
"Tidak ada korban jiwa, satu truk juga berhasil diselamatkan," ujarnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews