Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Si jago merah menghanguskan lapak limbah milik Dede di Kampung Kadu Jaya Manis, Desa Kadu Jaya, Curug, Rabu (22/8/2018).
Api diketahui sudah berkobar sekitar pukul 14.00 WIB.
Fajar, warga setempat mengatakan, tidak diketahui sumber api yang menghanguskan barang-barang limbah industri itu, karena saat kebakaran terjadi, tidak ada orang di lokasi.
"Kondisinya sedang sepi, karena karyawan juga sedang libur," katanya.
Sekitar 15 menit kemudian, pemadam kebakaran dari markas komando Curug datang ke lokasi.
16 personel dan 4 armada dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Petugas langsung pun langsung berjibaku menyemprotkan air ke sumber api.
Asap hitam membumbung, namun karena lokasi tersebut terletak di tanah lapang, petugas tampak tidak kesulitan memadamkan api.
"Sekitar 30 menit kami berhasil memadamkan api," kata Dardah Kadafi, Danton Kompi A Damkar Tangerang kepada TangerangNews.com.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun satu unit mobil truk nyaris hangus terbakar.
Dilokasi juga, hadir Kapolsek Curug Kompol Tedjo Asmoro yang turut melakukan pengamanan peristiwa kebakaran tersebut. Bahkan mereka juga tampak sibuk turut menyelamatkan barang-barang yang belum terbakar.
"Tidak ada korban jiwa, satu truk juga berhasil diselamatkan," ujarnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews