Connect With Us

Komunitas Geser & Yayasan Kalpati Gajah Tunggal Sarapan Bareng Kaum Dhuafa

Muhamad Heru | Selasa, 4 September 2018 | 14:00

Komunitas Gerakan Seratus Rupiah (Geser) bersama Yayasan Keluarga Alumni Patigat (Kalpati) Gajah Tunggal menggelar kegiatan sosial dengan cara berbagi kasih berupa sarapan bareng (Sareng) dengan kaum Dhuafa Tangerang, Selasa (4/9/2018). (TangerangNews.com/2018 / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Komunitas Gerakan Seratus Rupiah (Geser) bersama Yayasan Keluarga Alumni Patigat (Kalpati) Gajah Tunggal menggelar kegiatan sosial dengan cara berbagi kasih berupa sarapan bareng (Sareng) dengan 300 Dhuafa Tangerang, Selasa (4/9/2018).

Kordinator Geser Hj Candra Nuswantari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan ke 3 kalinya.  Berbagi dengan para kaum dhuafa merupakan salah satu bentuk ibadah.

"Kami berbagi dengan 300 dhuafa itu dari berbagai kalangan, seperti tukang becak, tukang sapu di jalanan, pedagang asongan, pengemis, serta pedagang lainnya. Mereka semua itu dari pasar yang ada di Tangerang, seperti Pasar Cikupa, Pasar Anyar, dan pasar lainnya. Sebelumnya Tim Kalpati telah blusukan ke pasar tradisional tersebut," tuturnya. 

GT Sosial

Dalam bhakti sosial itu diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan mulai  dari makan bersama, pembagian stiker, bercerita dan pemberian donasi.

"Kami melihat dari para dhuafa yang ikut ini memancarkan wajah bahagia dan sumringah. Dan itu menjadi kepuasan bagi kami semua," ungkapnya.

Hj Candra menyampaikan terima kasihnya kepada para donatur dan semua yang terlibat dalam acara tersebut, dari segenap pengumpul dana maupun pelaksana kegiatan. 

GT Sosial

Untuk kegiatan berikutnya, kami mengajak para donatur dan keluarga untuk turut berpartisipasi membagi makanan, untuk lebih merasakan energi kebahagiaan yang terpancar dari sekotak nasi sarapan pagi.

"Terima kasih kepada para donatur dan simpatisan yang turut membantu sehingga kegiatan berbagi ini dapat terlaksana dengan lancar dan sesuai sasaran, karena berbagi tak pernah merugi," tukasnya.

Ketua SPSI PT Gajah Tunggal Tbk, Samsul Bahri mengatakan sangat menanggapi positif dan mendukung dengan adanya kegiatan sosial seperti ini.

"Hal ini merupakan kegiatan sosial yang bagus untuk membantu kepada sesama, semoga saja nantinya kegiatan ini akan terus berlanjut," ungkapnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

BANDARA
Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:54

Empat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill