Connect With Us

Sri Mulyo Nahkodai Koperasi PWI Tangerang

Maya Sahurina | Sabtu, 6 Oktober 2018 | 21:38

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang menggelar rapat pemilihan pengurus Koperasi Pena Sejahtera periode 2018-2023, di Jalan Perintis Kemerdekaan 1, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu (6/10/2018). (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Sri Mulyo jurnalis harian Tangerang Raya, terpilih menjadi Ketua Koperasi Pena Sejahtera periode 2018-2023, dan menahkodai koperasi yang notabene beranggotakan anggota dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang untuk lima tahun ke depan.

Sri Mulyo terpilih dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dihelat di Sekretariat PWI Kabupaten Tangerang, Jalan Perintis Kemerdekaan 1, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu (6/10/2018).

Rapat tersebut membuka kesempatan kepada semua anggota yang hadir untuk mengajukan diri menjadi ketua koperasi serba usaha (KSU) tersebut.

Namun, setelah dilakukan pemungutan suara secara langsung, bebas dan rahasia, mencuat dua nama sebagai kandidat, yakni Selly Loamena Syah dan Sri Mulyo. 

Pada putaran kedua, kedua kandidat tersebut mendapatkan suara berimbang, pemungutan suara pun kembali dilakukan untuk ketiga kalinya. 

Akhirnya diputaran ketiga, Sri Mulyo yang tercatat sebagai wartawan di harian Tangerang Raya itu memperoleh dukungan suara terbanyak dibanding Selly.

"Bagi saya, jabatan ini adalah amanah yang berat, karena misi koperasi ini mensejahterakan anggota PWI Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Namun, lanjutnya, meski seberat apapun amanah yang diberikan tersebut, ia dengan dukungan dari seluruh anggota akan berupaya maksimal untuk menjalankan mandat yang telah diberikan.

"Dengan kebersamaan dan dukungan anggota, serta para senior, saya akan berikhitiar dan berusaha keras menjalankan tugas sebagai pengurus koperasi ini," tambahnya.

Koperasi Serba Usaha (KSU) Pena Sejahtera menjadi wadah berhimpunnya para insan pers yang tergabung di PWI Kabupaten Tangerang untuk menggali berbagai potensi ekonomi untuk meningkatkan tarah hidup dan kesejahteraan insan pers tersebut.

"Berjuang bersama melalui koperasi adalah pilihan yang kami putuskan, karena melalui koperasi ini, cita-cita kami mengembangkan sektor ekonomi organisasi direalisasikan," kata Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin.

Sangki berharap, pengurus yang telah terpilih segera bekerja untuk menyusun program kerja serta menggali berbagai potensi usaha, agar cita-cita bersama, khususnya anggota PWI Kabupaten Tangerang terealisasi.

"Banyak potensi ekonomi yang dapat digali, tentunya pengurus koperasi dapat segera menjalankan mandat anggota," tandasnya.

Untuk diketahui, terpilih juga dalam RAT tersebut Mohamad Romli sebagai sekretaris dan Selly Loamena Syah sebagai bendahara.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill