Connect With Us

Gerakan Sekolah Menyenangkan Segera Dideklarasikan Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Senin, 15 Oktober 2018 | 16:06

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Hadisa Mansyur (kiri) saat meninjau lokasi deklarasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di Lapangan Maulana Yudha Negara, Puspemkab Tangerang, Senin (15/10/2018). (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Sekolah sebagai lembaga formal tempat interaksi guru dengan murid, dituntut menjadi ruang yang menyenangkan bagi tempat berlangsungnya proses pembelajaran. 

Hal ini sejalan dengan fondasi pendidikan yang diletakkan Ki Hajar Dewantara bahwa sekolah harus menyerupai taman bagi siswa.

Selayaknya taman, guru selaku pengampu, proses pembelajaran pun diharapkan menjadi figur yang mampu terus mendorong semangat belajar siswa dengan berbagai model pembelajaran yang menyenangkan dan memacu kreatifitas siswa.

Karenanya, Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) yang digaungkan beberapa tahun terakhir pun disambut baik Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Sekolah-sekokah yang ada pun diharapkan segera mengadopsi nilai-nilai positif dari GSM dalam praktek pembelajaran.

"Kami menyambut baik Gerakan Sekolah Menyenangkan tersebut, sehingga sebagai sesuatu yang baik, perlu segera kami aktualisasikan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Hadisa Mansyur, Senin (15/10/2018).

Karenanya, lanjut Hadisa, pihaknya akan segera mendeklarasikan GSM di Kabupaten Tangerang dengan tajuk Gerakan Sekolah Menyenangkan Tangerang Gemilang.

Deklarasi tersebut akan dihelat di Lapangan Maulana Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (16/10/2018) besok dan rencananya akan diikuti tenaga pendidik, kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Pertama di Kabupaten Tangerang.

"Peserta sekitar 2.700 orang, akan dihadiri oleh Bupati Tangerang serta stakeholder lainnya. Momentum ini akan menjadi kebangkitan pendidikan di Kabupaten Tangerang," tambahnya.

Selain deklarasi, kata Hadisa, kegiatan lainnya pun akan digelar dalam rangka menggaungkan GSM tersebut, diantaranya seminar yang akan dihelat di Oktober ini.

"Saya berharap sekali, para pendidik memahami subtansi dari gerakan ini, sehingga beberapa kegiatan lainnya kami selenggarakan, salah satunya seminar," bebernya.

Dengan gerakan ini, Hadisa berharap, sekolah menjadi tempat yang paling menyenangkan, sehingga selain prestasi meningkat, indeks kebahagiaan siswa dan penyelenggara pendidikan pun turut meningkat.

"Jika sekolah menjadi tempat yang menyenangkan, tentu prestasi siswa akan meningkat, kenakalan remaja teratasi dan kualitas pendidikan juga meningkat," tandasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

KAB. TANGERANG
Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 18 April 2026 | 15:49

Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill