Connect With Us

Diduga Dibunuh, Pria di Curug Tewas dengan Luka Tembak

Yudi Adiyatna | Selasa, 30 Oktober 2018 | 10:17

Seorang pria ditemukan tewas di Jalan Raya STPI Km 5, Kampung Curug Kulon, RT01/01, Kelurahan Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/10/2018) dini hari. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria terkapar bersimbah darah di Jalan Raya STPI Km 5, Kampung Curug Kulon, RT01/01, Kelurahan Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/10/2018) dini hari.

Saat petugas dari Polsek Curug tiba di lokasi, pria yang mengenakan atasan kaos dan jeans itu sudah tak bernyawa karena tertembus peluru diduga jenis FN pada bagian punggungnya.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho saat dikonfirmasi TangerangNews.com mengatakan, peristiwa ditembaknya pria yang diketahui bernama Jamal, 30, karyawan toko busana Nia Collection itu, terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.

"Personel Polsek Curug mendapatkan laporan dari warga yang mendengar suara letusan senjata api, saat didatangi korban sudah dalam keadaan tertelungkup dengan luka tembak di punggung," kata Alex, Selasa (30/10/2018).

Belum diketahui motif pembunuhan tersebut, sementara jasad korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Lanjut Alex, dari lokasi petugas mengamankan beberapa barang bukti yang merenggut nyawa pria naas itu yakni dua buah selongsong yang diduga jenis FN atau Bareta kaliber 9 milimeter.

"Kami masih menyelidiki kasus ini," tandasnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill