Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa tewasnya Jamal, 30, pedagang pakaian yang ditembak dipunggungnya di Jalan Raya STPI, Kampung Curug Kulon, RT01 RW01, Curug Kulon, Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/10/2018) dinihari terus didalami polisi.
Jamal ditemukan tak bernyawa dengan posisi tertelungkup, darah segar mengalir dari bagian punggungnya. Keterangan saksi, mereka mendengar dua kali suara letusan senjata api sebelum korban ditemukan terkapar di jalan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho Hadi kepada Tangerangnews.com menuturkan, barang bukti berupa dua selongsong peluru dari pistol yang diduga jenis FN atau Bareta 9 milimeter telah dikirimkan ke Puslabfor Polri untuk dilakukan pemeriksaan.
"Proyektil dan selongsong masih dalam pemeriksaan di Puslabfor," kata Alex.
Alex pun mengatakan, pihakmya belum bisa menyimpulkan motif peristiwa itu, karena peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu masih dalam penyelidikan.
"Motif masih kita telusuri, saksi yang diperiksa 5 orang," tambahnya.
Lanjut Alex, setelah personel jajarannya melakukan olah tempat kejadian perkara, jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tangerang.
Diketahui, peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Ketika itu, para saksi mendengar letusan senjata api dari lokasi kejadian. Setelah dicek bersama-sama, korban didapati sudah dalam keadaan tak bernyawa.(RAZ/HRU)
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGPT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews