Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten
Minggu, 12 April 2026 | 15:51
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TANGERANGNEWS.com-Jasad pria tanpa identitas ditemukan mengambang di Kali Cadas Kukun, Kampung Pangodokan Cemara, Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu (7/11/2018).
Pria naas yang diduga korban pembunuhan itu pertama kali ditemukan seorang karyawan PT MBC yang tak jauh dari lokasi tersebut. Saat itu, karyawan tersebut tengah membersihkan halaman pabrik kemudian berjalan di sekitaran kali dan melihat jasad itu mengambang dengan posisi telungkup. Sontak, warga setempat pun dibuat heboh.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis Iptu Ferdo Elfianto saat dikonfirmasi TangerangNews.com mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung terjun ke lokasi.

Dituturkannya, saat ditemukan, korban yang berusia sekitar 40 tahun itu memiliki ciri-ciri berbadan gemuk, berkulit putih dan mengenakan kemeja ungu motif garis-garis merek Hardy Amies London, serta celana panjang kain berwarna cokelat.
“Ada bekas tanda kekerasan, leher tersayat hingga batang tenggorokan putus, dan luka lebam dibagian kepala sebelah kiri dan belakang,” bebernya.
Selain itu, lanjutnya, korban juga diikat dengan tali pada kaki dan kanan. “Badan mayat dikasih pemberat dengan batu yang terbungkus dalam karung dan terikat pada tangan sebelah kanan serta kaki sebelah kanan,” jelasnya.
Diduga, pria itu korban pembunuhan, namun pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit.
“Diduga korban pembunuhan, namun kita tunggu saja hasil visum pihak RSU Kabupaten Tangerang,” tandasnya.(MRI/RGI)
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TODAY TAGMengisi waktu libur akhir pekan kini semakin seru bagi warga Tangerang dan sekitarnya. Mal Ciputra Tangerang resmi menghadirkan program spesial bertajuk “Baba Lili Tata Summer Sugarland”.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews