Connect With Us

Terkait Kartu Nikah, Begini Penjelasan Kemenag Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Rabu, 14 November 2018 | 16:27

Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang, H. Badri. (TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Agama rencananya segera menerbitkan kartu nikah sebagai pengganti buku nikah. Kebijakan ini diklaim untuk mempermudah pasangan suami isteri menunjukkan status pernikahannya. Selayaknya KTP, kartu nikah itu pun dapat dibawa kemana dan dapat dipergunakan untuk kepentingan tertentu.

Namun, rencana pemerintah pusat itu belum sepenuhnya dipahami oleh pelaksana kebijakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang. Pasalnya, seperti diungkapkan H. Badri, kepala kantor tersebut, sampai saat ini belum ada informasi dan surat edaran terkait kartu nikah.

“Terkait adanya kartu nikah, belum ada informasi dan surat edaran yang masuk ke Kantor Kementarian Agama Kabupaten Tangerang,” ungkapnya saat ditemui TangerangNews.com diruang kerjanya, Rabu (14/11/2018).

Namun, ia menyambut baik kebijakan pemerintah pusat tersebut, karena model kartu nikah seperti itu dinilai lebih praktis, dibanding buku nikah.

"Karena bisa dibawa kemana-mana, gampang. Agar orang yang berlawanan jenis, belum tentu suami istri jika masuk hotel, lebih mudah dengan membuktikan kartu nikah tersebut," tambahnya.

Masih kata Badri, saat ini pelayanan bukti pernikahan di Kemenag Kabupaten Tangerang masih menggunakan buku nikah yang persediaannya masih banyak. 

"Stok buku nikah di Kabupaten Tangerang ready, siap. Tidak perlu khawatir, bagi yang sudah ingin menikah,” imbuhnya.

Terkait biaya, lanjutnya, jika melangsungkan pernikahan di kantor Kemenag, pihaknya tidak memungut biaya. Terkecuali pernikahan itu dilangsungkan diluar hari kerja dan jam kantor, ada biaya yang harus dikeluarkan pasangan calon pengantin.

"Jika menikah di kanto, di jam kerja itu Rp0 rupiah (gratis), sedangkan jika luar kantor sebesar Rp600 ribu, dan itu pun di setorkan ke bank,” tandasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill