Connect With Us

Ngeri! Pria Ini Tewas Gantung Diri di Kolong Jembatan Teuku Umar

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 3 Desember 2018 | 16:00

Petugas kepolisian saat mengevakuasi jenazah seorang pria yang melakukan gantung diri di kolong Jembatan Teuku Umar, Cikokol, Kota Tangerang, Senin (3/12/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok pria ditemukan tewas dalam kondisi mengerikan di kolong Jembatan Teuku Umar, Cikokol, Kota Tangerang, Senin (3/12/2018).

Pria tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan dirinya sendiri menggunakan seutas tali tambang yang diikatkan ke besi jembatan. 

Belakangan diketahui identitas korban bernama Heru Supriatna, 46 tahun, warga Pabuaran, Kelurahan Cimone Jaya Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono menerangkan, korban telah dievakuasi dan jasad dibawa ke RSUD Tangerang.

"Benar bahwa pukul 09.00 WIB telah ditemukan mayat gantung diri di kolong jembatan," terang Ewo.

Menurutnya, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi diri tergantung oleh saksi mata bernama Rahmad yang saat itu ingin memancing ikan di kali Cisadane.

Kemudian saksi lainnya, Wawan pun nampak melihat korban sedang tertidur. Keduanya pun lantas mengecek dan benar korban gantung diri dengan tali tambang.

"Korban meninggal dunia dengan cara gantung diri dan tidah ada tanda-tanda kekerasan," ungkap Ewo.

Kini, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Tangerang.(RAZ/RGI)

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill