Connect With Us

Usai Dilanda Isu Kebakaran, Aktivitas di Supermall Karawaci Normal

Mohamad Romli | Minggu, 30 Desember 2018 | 19:00

Suasana di Supermall Karawaci kembali normal usai ada isu kebakaran, Minggu (30/12/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Isu kebakaran yang membuat ribuan pengunjung Supermall Karawaci panik akhirnya dapat dikendalikan, Minggu (30/12/2018).

Isu yang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB itu ternyata tidak terbukti.

Rimba, petugas resepsionis mall yang berlokasi  di Kecamatan Kelapa Dua itu membeberkan, bahwa memang terjadi korsleting listrik di blok  FF. Namun kata dia, itu hanya korsleting kecil dan sudah bisa ditangani oleh petugas.

"Namun karena lokasinya diatas dan dekat dengan AC, akhirnya bau (kabel terbakar) tersebar. Kemudian ada pengunjung yang panik dan lari berhamburan ke luar mall," jelasnya kepada TangerangNews.com.

Selain isu kebakaran, pengunjung mall yang tengah dipadat itu juga ternyata mendapatkan isu lain, yaitu terjadi gempa.

"Iya, tadi ada juga yang panik karena mendengar ada gempa, tapi sebenarnya tidak terjadi apa-apa," tambahnya.

Setelah merasa yakin bahwa tidak terjadi kebakaran,  pengunjung yang diluar mall pun kembali melanjutkan aktivitas berbelanjanya.

Selang sekitar 45 menit usai peristiwa itu, aktivitas di mall pun kembali normal. Gerai yang awalnya menutup aktivitasnya karena karyawannya ikut panik, kini telah beraktivitas kembali.

Sebelumnya diberitakan, bahwa ribuan pengunjung Supermall Karawaci panik karena mereka mendengar terjadi kebakaran. Suasana desak-desakan pun terjadi disemua area pintu keluar, termasuk di area pintu keluar lobby utama.(MRI/RGI)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill