Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Isu kebakaran yang membuat ribuan pengunjung Supermall Karawaci panik akhirnya dapat dikendalikan, Minggu (30/12/2018).
Isu yang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB itu ternyata tidak terbukti.
Rimba, petugas resepsionis mall yang berlokasi di Kecamatan Kelapa Dua itu membeberkan, bahwa memang terjadi korsleting listrik di blok FF. Namun kata dia, itu hanya korsleting kecil dan sudah bisa ditangani oleh petugas.
"Namun karena lokasinya diatas dan dekat dengan AC, akhirnya bau (kabel terbakar) tersebar. Kemudian ada pengunjung yang panik dan lari berhamburan ke luar mall," jelasnya kepada TangerangNews.com.
Selain isu kebakaran, pengunjung mall yang tengah dipadat itu juga ternyata mendapatkan isu lain, yaitu terjadi gempa.
"Iya, tadi ada juga yang panik karena mendengar ada gempa, tapi sebenarnya tidak terjadi apa-apa," tambahnya.
Setelah merasa yakin bahwa tidak terjadi kebakaran, pengunjung yang diluar mall pun kembali melanjutkan aktivitas berbelanjanya.
Selang sekitar 45 menit usai peristiwa itu, aktivitas di mall pun kembali normal. Gerai yang awalnya menutup aktivitasnya karena karyawannya ikut panik, kini telah beraktivitas kembali.
Sebelumnya diberitakan, bahwa ribuan pengunjung Supermall Karawaci panik karena mereka mendengar terjadi kebakaran. Suasana desak-desakan pun terjadi disemua area pintu keluar, termasuk di area pintu keluar lobby utama.(MRI/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGIbadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.
Kepolisian masih mendalami kasus pencurian kabel counting head atau sensor persinyalan Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan Stasiun Daru-Parung Panjang, Kabupaten Tangerang.
Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews