Connect With Us

Soal PPDK Jambe Diduga Pengurus Parpol, Bawaslu Irit Bicara

Maya Sahurina | Senin, 28 Januari 2019 | 17:00

Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang Andi Irawan. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang Andi Irawan tidak banyak memberikan komentar terkait adanya personel pengawas pemilu tingkat desa/kelurahan(PPDK) Kecamatan Jambe yang diduga pengurus anak cabang (PAC) Partai Gerindra kecamatan setempat.

"Yang jelas nanti akan ganti," singkatnya saat dikonfirmasi TangerangNews di kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Senin (28/1/2019).

Andi pun enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait tudingan Komite Independen Pengawas Pemilu (KIPP) Kabupaten Tangerang bahwa Bawaslu dinilai telah kecolongan karena ada personel PPDK yang diduga pengurus Parpol.

Sementara Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Jambe M Yusuf mengatakan bahwa dirinya sudah memanggil yang bersangkutan.

Yusuf membeberkan, bahwa personel PPDK dimaksud atas nama Moch Jepri. Yusuf berkilah, bahwa dirinya juga tidak mengetahui bahwa yang bersangkutan pengurus parpol.

"Pada saat dilakukan rekrutmen, yang bersangkutan sudah menandatangi fakta integritas bahwa bukan pengurus partai politik maupun tim sukses. Ternyata dikemudian hari ada temuan ini, ya kita akan ganti," ungkapnya saat dihubungi TangerangNews, Senin (28/1/2019).

Yusuf juga menambahkan, pada saat dikonfirmasi oleh pihaknya, personel PPDK tersebut juga juga merasa dirugikan, karena tidak pernah merasa menjadi pengurus parpol.

"Sudah kita panggil, kalau soal urusan dengan partai, itu terserah urusan yang bersangkutan. Tapi kalau dari sini (PPDK), harus mengundurkan diri," jelasnya.

Saat ini, lajutnya, pihaknya sedang mempersiapkan pergantian antar waktu (PAW) untuk personel PPDK tersebut.

"Kita sedang proses PAW. Personel penggantinya sudah ada," tukasnya.(MRI/RGI)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill