Connect With Us

Keranjingan Film Porno, Pemuda di Sukamulya Cabuli Anak Tetangga

Maya Sahurina | Jumat, 8 Maret 2019 | 20:10

Ilustrasi cabul. (Rangga A Zuliansyah / @TangerangNews.com)

 

TANGERANGNEWS.com-AG, 20, warga Kampung Balong, Sukamulya, Kabupaten Tangerang, kini mendekam dibalik jeruji besi. Ia diciduk polisi karena mencabuli anak tetangganya yang masih berusia 13 tahun. 

Perbuatan tersangka dipicu karena sering mengakses laman situs porno melalui ponselnya.

Dikatakan Kapolsek Balaraja AKP Feby Herianto, tersangka melakukan tindakan kekerasan seksual tersebut pada Minggu, 3 Maret 2019. Saat itu, kata Feby, pemuda yang bekerja sebagai tukang sol sepatu ini nekat masuk ke rumah tetangganya yang kebetulan tengah ditinggal pergi pemiliknya. Bersama AP, rekannya, tersangka mendapati korban sedang tidur di kamarnya.

"Menurut tersangka, dirinya nekat masuk disaat kondisi rumah sedang sepi dan korban sedang tidur sendiri di kamarnya," ujar Feby yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Subarjo, Jumat (8/3/2019).

Kemudian, kata Kanit Reskrim Polsek Balaraja Iptu Subarjo, karena sudah gelap mata, kedua pemuda itu pun melakukan perbuatan biadab tersebut . Gadis dibawah umur itu dipaksa bersetubuh.

"Keduanya panik dan kabur setelah korban berteriak dan menangis sekuat-kuatnya," jelas Subarjo.

Kasus ini terbongkar setelah korban menceritakan peristiwa itu ke orangtuanya. Tak terima dengan perlakuan AG, orangtua korban pun langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Balaraja. Tukang sol sepatu itu kemudian ditangkap dirumahnya.

"Saat ini AG sudah kita jebloskan ke penjara karena terbukti melakukan tindakan pencabulan. Kami juga tengah memburu AP yang sudah diketahui keberadaannya," kata Subarjo. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim penyidik kemudian menjerat AG dengan pasal 81 dan 82 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill