KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Tangerang Habib Hasan Al-Kaff menyebut tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, pelaksanaan pemilu sudah berlangsung bebas, rahasia, jujur, dan adil.
"Apresiasi kepada penyelenggara yang sudah melaksanakan pemilihan umum dengan baik," ujarnya saat buka puasa bersama Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif di kediaman H. Masrukin, tokoh masyarakat Perum Mas Pratama, Kecamatan Rajeg, Tangerang, Selasa (7/5/2019).

Oleh karena itu, kata Habib Hasan, segenap pihak hendaknya menghormati tahapan pemilihan umum yang telah dilaksanakan. Ia mengajak, semua pihak menunggu hasil resmi KPU dengan tenang dan sabar. Ia pun berkomitmen untuk tidak melakukan pengerahan massa dan meminta semua pihak menerima hasil dari KPU.
"Kita sama-sama menjaga situasi agar tetap damai dan lebih baik kita memperbanyak ibadah," ucapnya.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyambut baik sikap dari Habib Hasan. Menurutnya, sikap bijaksana itu patut dicontoh dan dijadikan teladan karena dapat turut menyejukkan masyarakat.
"Sudah seharusnya semua pihak mempercayakan tahapan pemilihan umum kepada penyelenggara yang telah kita sepakati bersama," ujarnya.
Sabilul mengatakan, siapa pun yang terpilih adalah pemimpin seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu, kata dia, segenap kalangan harus menghormati dan mendoakan agar pemimpin terpilih amanah.
"Kita lanjutkan kehidupan bermasyarakat, silaturahmi, dan membangun kebersamaan tanpa gesekkan apalagi hasutan," tandasnya.(MRI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews