Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Tangerang Habib Hasan Al-Kaff menyebut tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, pelaksanaan pemilu sudah berlangsung bebas, rahasia, jujur, dan adil.
"Apresiasi kepada penyelenggara yang sudah melaksanakan pemilihan umum dengan baik," ujarnya saat buka puasa bersama Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif di kediaman H. Masrukin, tokoh masyarakat Perum Mas Pratama, Kecamatan Rajeg, Tangerang, Selasa (7/5/2019).

Oleh karena itu, kata Habib Hasan, segenap pihak hendaknya menghormati tahapan pemilihan umum yang telah dilaksanakan. Ia mengajak, semua pihak menunggu hasil resmi KPU dengan tenang dan sabar. Ia pun berkomitmen untuk tidak melakukan pengerahan massa dan meminta semua pihak menerima hasil dari KPU.
"Kita sama-sama menjaga situasi agar tetap damai dan lebih baik kita memperbanyak ibadah," ucapnya.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menyambut baik sikap dari Habib Hasan. Menurutnya, sikap bijaksana itu patut dicontoh dan dijadikan teladan karena dapat turut menyejukkan masyarakat.
"Sudah seharusnya semua pihak mempercayakan tahapan pemilihan umum kepada penyelenggara yang telah kita sepakati bersama," ujarnya.
Sabilul mengatakan, siapa pun yang terpilih adalah pemimpin seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu, kata dia, segenap kalangan harus menghormati dan mendoakan agar pemimpin terpilih amanah.
"Kita lanjutkan kehidupan bermasyarakat, silaturahmi, dan membangun kebersamaan tanpa gesekkan apalagi hasutan," tandasnya.(MRI/RGI)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews